427 Warga Asmat Didiagnosis Campak, Polri-Polda Papua Beri Pengobatan

427 Warga Asmat Didiagnosis Campak, Polri-Polda Papua Beri Pengobatan

Tim gabungan Polri dan Polda Papua memberikan pelayanan untuk warga yang terkena campak di Kabupaten Asmat, Papua. Tercatat ada 472 warga yang didiagnosis terkena campak, dehidrasi, dan kurang gizi. Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal mengatakan, tim Dokkes Polri bersama para medis melakukan pengobatan untuk menanggulangi campak dan gizi buruk di dua distrik yakni Aip dan Awiyu. “Tim Dokkes bersama para medis dari Puskemas Atsj melakukan pengobatan dari kampung ke kampung, ada beberapa pasien yang dirujuk juga ke Atsj. Dua distrik yang terkena campak dan gizi buruk di dua distrik yaitu distrik Aip yang tersiri dari kampung Kawet, Mausi, Comoro, Satoyot, Tomor Airo-Airo dan distrik Awiyu yang terdiri dari Kampung Sagare, Yepu dan Wagi,” kata Kamal dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Sabtu (20/1/2018). Dari data yang dihimpun tim gabungan, ada 472 warga yang dirujuk ke Puskesmas Atsj karena didiagnosis campak, dehidrasi dan kurang gizi. Sementara itu, sebanyak 112 orang telah mendapat imunisasi. Data juga menyebutkan, selama Januari 2018 sebanyak lima anak dari Kabupaten Asmat meninggal dunia karena campak.

Tim gabungan Polri dan Polda Papua memberikan pelayanan untuk warga yang terkena campak di Kabupaten Asmat, Papua. Tercatat ada 472 warga yang didiagnosis terkena campak, dehidrasi, dan kurang gizi. Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal mengatakan, tim Dokkes Polri bersama para medis melakukan pengobatan untuk menanggulangi campak dan gizi buruk di dua distrik yakni Aip dan Awiyu. “Tim Dokkes bersama para medis dari Puskemas Atsj melakukan pengobatan dari kampung ke kampung, ada beberapa pasien yang dirujuk juga ke Atsj. Dua distrik yang terkena campak dan gizi buruk di dua distrik yaitu distrik Aip yang tersiri dari kampung Kawet, Mausi, Comoro, Satoyot, Tomor Airo-Airo dan distrik Awiyu yang terdiri dari Kampung Sagare, Yepu dan Wagi,” kata Kamal dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Sabtu (20/1/2018). Dari data yang dihimpun tim gabungan, ada 472 warga yang dirujuk ke Puskesmas Atsj karena didiagnosis campak, dehidrasi dan kurang gizi. Sementara itu, sebanyak 112 orang telah mendapat imunisasi. Data juga menyebutkan, selama Januari 2018 sebanyak lima anak dari Kabupaten Asmat meninggal dunia karena campak.

Related Posts

Comments are closed.