31 Ribu Kendaraan Diprediksi Masuk Jakarta Lewat GT Cikarut Malam Ini

31 Ribu Kendaraan Diprediksi Masuk Jakarta Lewat GT Cikarut Malam Ini

PT Jasa Marga memprediksi ada lonjakan jumlah kendaraan pada arus balik libur Natal malam ini. Diprediksi 31 ribu kendaraan masuk Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Utama. “Ada peningkatan, mungkin setelah magrib. Kami prediksi 31 ribu kendaraan masuk Jakarta,” kata General Manager PT Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek, Kristianto, di Gerbang Tol Cikarang Utama, Jawa Barat, Selasa (26/12/2017). Kristianto mengatakan, hingga pukul 15.00 WIB, ada 29 ribu mulai masuk Jakarta. Kondisi tersebut meningkat dibanding kondisi lalu lintas normal, yakni 24 ribu kendaraan. “Ada kenaikan sekitar 5.000 kendaraan (dari kondisi normal),” ucap dia. Dia mengaku telah menyiapkan sejumlah antisipasi. Jika terjadi kemacetan, pihaknya akan membuka 31 gardu di GT Cikarang Utama dan melakukan contraflow . Namun Kristianto mengaku masih sulit memprediksi waktu puncak arus balik. “Ini masih akan fluktuatif ya. Para pemakai jalan ini masih memilih waktu. Tapi mungkin nanti malam akan banyak ke arah Jakarta,” ujar dia. Sementara itu, dia mengatakan hari ini masih banyak kendaraan yang keluar dari Jakarta. Dia mencatat ada 33 ribu kendaraan yang keluar dari Jakarta. “Ini masih seimbang antara yang keluar dan masuk Jakarta. Ini kita harus siap terus ini,” imbuhnya.

Baca juga : javascript

Pengendara memperlambat laju kendaraannya saat melintasi ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek, di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (23/6). Pada H-2 Lebaran yang diprediksi puncak arus mudik, kendaraan pemudik yang melintasi ruas tol Jakarta-Cikampek melalui GT Cikarang Utama mengalami peningkatan, tercatat sejak pagi hingga siang mencapai 29.868 kendaraan. ANTARA FOTO – Risky Andrianto Bisnis.com, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memprediksi hari ini, Sabtu (01/7) sebagai puncak arus balik Lebaran 2017 dengan perkiraan 110 ribu kendaraan akan menuju Jakarta melalui GT Cikarut. Sedangkan, pada Jumat (30/6) atau H+4 Lebaran kemarin ada 106 ribu kendaraan telah memasuki Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama (Cikarut). Jumlah tersebut meningkat 35,36% dibanding total Lalulintas Harian Rata-Rata (LHR) Normal sebanyak 78 ribu kendaraan. Jasa Marga telah menyiapkan strategi untuk menyambut peningkatan volume arus balik, khususnya arus kendaraan yang akan melewati Jalan Tol Jakarta-Cikampek yaitu melalui peningkatan kapasitas GT Cikarut dengan mengoperasikan 31 gardu tol arah Jakarta. Selain itu, Jasa Marga juga berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mengurai kepadatan melalui penerapan contraflow pada titik-titik rawan kepadatan serta penutupan Tempat Istirahat/Pelayanan (TIP) yang rawan menyebabkan antrian kendaraan. “Kami imbau pengguna jalan tol untuk dapat memastikan kecukupan perbekalan dan BBM, untuk mengantisipasi, mengingat sewaktu-waktu jika terjadi kepadatan akibat rest area tertentu di ruas tol yang kami kelola, maka kami akan menutup rest area tersebut, hingga kepadatan mencair,” ujar Dwimawan Heru Santoso, AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui siaran pers, Sabtu (1/7/2017). Selain itu, untuk mengurangi antrian transaksi di gerbang, Jasa Marga juga memberikan diskon senilai 20% bagi pengguna uang elektronik saat arus balik, mulai dari H+4 (30/6) sampai dengan H+6 (2/7). Diskon tersebut berlaku di ruas jalan tol yang dikelola Jasa Marga. Pembayaran tol dengan uang elektronik praktis, cepat dan mudah.

PT Jasa Marga memprediksi ada lonjakan jumlah kendaraan pada arus balik libur Natal malam ini. Diprediksi 31 ribu kendaraan masuk Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Utama. “Ada peningkatan, mungkin setelah magrib. Kami prediksi 31 ribu kendaraan masuk Jakarta,” kata General Manager PT Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek, Kristianto, di Gerbang Tol Cikarang Utama, Jawa Barat, Selasa (26/12/2017). Kristianto mengatakan, hingga pukul 15.00 WIB, ada 29 ribu mulai masuk Jakarta. Kondisi tersebut meningkat dibanding kondisi lalu lintas normal, yakni 24 ribu kendaraan. “Ada kenaikan sekitar 5.000 kendaraan (dari kondisi normal),” ucap dia. Dia mengaku telah menyiapkan sejumlah antisipasi. Jika terjadi kemacetan, pihaknya akan membuka 31 gardu di GT Cikarang Utama dan melakukan contraflow . Namun Kristianto mengaku masih sulit memprediksi waktu puncak arus balik. “Ini masih akan fluktuatif ya. Para pemakai jalan ini masih memilih waktu. Tapi mungkin nanti malam akan banyak ke arah Jakarta,” ujar dia. Sementara itu, dia mengatakan hari ini masih banyak kendaraan yang keluar dari Jakarta. Dia mencatat ada 33 ribu kendaraan yang keluar dari Jakarta. “Ini masih seimbang antara yang keluar dan masuk Jakarta. Ini kita harus siap terus ini,” imbuhnya.

PT Jasa Marga memprediksi ada lonjakan jumlah kendaraan pada arus balik libur Natal malam ini. Diprediksi 31 ribu kendaraan masuk Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Utama. “Ada peningkatan, mungkin setelah magrib. Kami prediksi 31 ribu kendaraan masuk Jakarta,” kata General Manager PT Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek, Kristianto, di Gerbang Tol Cikarang Utama, Jawa Barat, Selasa (26/12/2017). Kristianto mengatakan, hingga pukul 15.00 WIB, ada 29 ribu mulai masuk Jakarta. Kondisi tersebut meningkat dibanding kondisi lalu lintas normal, yakni 24 ribu kendaraan. “Ada kenaikan sekitar 5.000 kendaraan (dari kondisi normal),” ucap dia. Dia mengaku telah menyiapkan sejumlah antisipasi. Jika terjadi kemacetan, pihaknya akan membuka 31 gardu di GT Cikarang Utama dan melakukan contraflow . Namun Kristianto mengaku masih sulit memprediksi waktu puncak arus balik. “Ini masih akan fluktuatif ya. Para pemakai jalan ini masih memilih waktu. Tapi mungkin nanti malam akan banyak ke arah Jakarta,” ujar dia. Sementara itu, dia mengatakan hari ini masih banyak kendaraan yang keluar dari Jakarta. Dia mencatat ada 33 ribu kendaraan yang keluar dari Jakarta. “Ini masih seimbang antara yang keluar dan masuk Jakarta. Ini kita harus siap terus ini,” imbuhnya.

JAKARTA – Puncak arus balik Libur Panjang Maulid Nabi 2017 jatuh pada Minggu (3/12/2017) ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sekitar 92 ribu kendaraan kembali ke Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Utama (GT Cikarut). AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru mengatakan, jumlah ini menunjukkan kenaikan volume lalu lintas yang cukup signifikan, yaitu sebesar 8% dari lalin normal GT Cikarang Utama yang biasanya hanya 85 ribu kendaraan. “Untuk mengantisipasi kepadatan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek terutama menjelang GT Cikarang Utama, Jasa Marga berdasarkan diskresi dan kerja sama dengan Kepolisian melakukan upaya-upaya,” ujarnya pada wartawan, Minggu (3/12/2017). Adapun upaya itu, bebernya, pengaturan kegiatan proyek yang berpotensi mempengaruhi kondisi lalu lintas selama periode libur panjang. Melakukan rekayasa lalu lintas di rest area, dengan buka/tutup lalu lintas masuk rest area Km 62 dan Km 42 arah Jakarta saat terjadi kepadatan menuju rest area. Lalu, kata dia, pengoperasian parking bay di Km 58 dan Km 34 arah Jakarta guna mengurangi kepadatan di rest area. “Peningkatan kapasitas GT Cikarang Utama dengan memanfaatkan gardu reversible dan gardu portable di GT Cikarang Utama pada jam-jam padat menjadi 31 gardu keluar (arah Jakarta),” ujarnya. (ysw)

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) memprediksi volume lalu lintas yang melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama saat liburan Maulid Nabi yang jatuh pada tanggal 1-3 Desember 2017 akan meningkat signifikan. AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan, pihaknya memprediksi, puncak arus mudik libur panjang Maulid Nabi melalui GT Cikarang Utama arah Jakarta terjadi pada H-1 yakni hari ini Kamis (30/11/2017), akan meningkat sebanyak 98.065 kendaraan. “Artinya, volume lalu lintas di GT Cikarang Utama naik sebesar 31,13%, dari lalin normal (74.785 kendaraan),” kata Heru kepada wartawan, Kamis (30/11/2017). Untuk mengantisipasi kepadatan di GT Cikarang Utama dan Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga melakukan upaya-upaya diantaranya Sinkronisasi pelaksanaan Tahapan  pekerjaan Proyek dengan pengaturan kegiatan proyek yang berpotensi mempengaruhi kondisi lalu lintas selama periode libur panjang. Pendistribusian/pengurangan beban lalu lintas pada kondisi peak hour dengan pengalihan rute perjalanan di tol/ke jalan arteri alternatif.  Meningkatkan kemampuan monitoring dan Identifikasi jam-jam padat. Peningkatan kapasitas lajur dengan rekayasa lalu lintas contraflow atas diskresi pihak kepolisian. Peningkatan kapasitas GT Cikarang Utama dengan menggunakan gardu reversible dan gardu portable di GT Cikarang Utama pada jam-jam padat menjadi 20 gardu masuk dan 31 gardu keluar. Percepatan response time penanganan gangguan lalu lintas dengan penempatan petugas dan unit layanan lalu lintas pada lokasi rawan kepadatan. Pengaturan dengan buka/tutup di Rest Area saat terjadi kepadatan menuju Rest Area dan pengoperasian parking bay di Km 18 A, Km 41 A, Km 59 A, Km 58 B, Km 34 B. Memaksimalkan fungsi media komunikasi antara lain twitter dan JMCARe. “Selain itu, para pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan estimasi waktu tempuh, mengingat saat libur panjang ini, tidak ada pembatasan kendaraan berat,” ujarnya. (ysw)

JawaPos.com – Arus balik sekarang mulai berlangsung, pemudik yang ada di Jawa Tengah hingga Jawa Timur akan segera kembali ke Jakarta. Jasa Marga memprediksi puncak arus balik via Tol Cikarang Utama (Cikarut) terjadi akhir pekan nanti. Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, pemudik diharapkan agar kembali lebih cepat guna menghindari penumpukan kendaraan. Karena dikhawatirkan terjadi penumpukan. Dia menerangkan, volume kendaraan yang mengarah ke Jakarta via Gerbang Tol Cikarut bakal mencapai puncaknya pada Jumat 30 Juni 2017. Jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta di GT Cikarut, diprediksi mencapai 110 ribu kendaraan. “Bisa juga meningkat 40,6 persen dibanding Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) Normal yang mencapai 78 ribu kendaraan,” terangnya, Selasa (27/6). Untuk mengindari kemacetan, pemudik pun diminta lebih cermat memilih waktu pulang ke Jakarta. Pemudik disarankan kembali di pertengahan pekan ini, atau sebelum tanggal 29 Juni 2017. “Partisipasi aktif dari pengguna jalan tol dapat mewujudkan arus balik yang nyaman dan aman,” ungkapnya. Jasa Marga mencatat, pada hari H lebaran dan H+1, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta via Tol Cikarut masih tinggi. Jumlahnya mencapai 191 ribu kendaraan. Heru memerinci, pada Minggu (25/6) ada sebanyak 105 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta. Jumlah ini mengalami peningkatan 59 persen dari LHR Normal yang sebanyak 66 ribu kendaraan. Lalu pada Senin (26/6), ada sebanyak 86 ribu kendaraan melewati keluar Jakarta via GT Cikarut. “Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 9 persen dari hari biasanya yang sebanyak 79 ribu kendaraan,” tukasnya. (elf/JPG)

Related Posts

Comments are closed.