3 Kandidat Cagub Riau Semuanya Incumbent, Ini Petanya

3 Kandidat Cagub Riau Semuanya Incumbent, Ini Petanya

Hingga hari pertama dibukannya pendaftaran ke KPU Riau, 3 pasangan bakal calon (paslon) Gubernur/Wagub Riau sudah berkoalisi. Ketiganya calon Gubernur yang maju masih aktif sebagai kepala daerah. Paslon yang pertama adalah, Arsyadjuliandi Rachman (Gubernur Riau) berpasangan dengan Suyatno (Bupati Rohil). Keduanya mendapat dukungan politik dari Golkar (14 kursi) PDIP Perjuangan (9 kursi) dan Hanura (2 kursi). Namun koalisi ini belum mendeklarasikan diri. Rencana deklarasi pada Minggu (7/1) batal. Selanjutnya paslon, Syamsuar (Bupati Siak) berpasangan dengan Brigjen Edy Natar Nasution (Komandan Korem 031 Wira Bima Riau). Pasangan ini diusung PAN (7 kursi) NasDem (3 kursi) dan PKS (3 kursi). Pasangan Syamsuar-Edy yang disebukan Koalisi Riau Bersatu ini sudah mendeklarasikan pada Minggu (7/1). Foto: Grandyos Zafna Paslon selanjutnya, Firdaus (Wali Kota Pekanbaru) dengan Rusli Effendi kader PPP. Pasangan ini di pengujung waktu baru mendapat restu dari Partai Demokrat 7 suara dan PPP 5 suara. Ketiga pasangan ini dipastikan akan segera mendaftar ke KPU Riau. Hari ini, Senin (8/1/2018) rencananya paslon Syamsuar-Edy Nasution menjadi pertama yang akan mendaftarkan ke KPU Riau. Tersisa saat ini, PKB (6) dan Gerindra (7) yang belum berkoalisi. Jika keduanya berkoalisi, maka dapat dipastikan ada 4 paslon Gubernur/Wagub Riau dalam pesta demokrasi 2018 di Riau. Untuk sekedar diketahui, anggota DPRD Riau 2014-2019 ada 65 kursi. Terdiri dari, Golkar 14, PDI Perjuangan 9, Partai Demokrat 9, PAN 7, Gerindra 7, PKB 6, NasDem 3, PKS 3, Hanura 2.

Baca juga : sabtu 4 kandidat bakal bertarung dalam konferkab pwi inhu

RIAUBOOK.COM – Sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia, Sabtu 30 Desember 2017 besok, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) akan melaksanakan Konferensi Kabupaten (Konferkab) IV. Dalam Konferkab tersebut juga dilaksanakan pemilihan Ketua PWI Inhu Periode 2017-2020. Sejauh ini sudah ada beberapa nama yang diprediksi maju merebut kursi PWI Inhu. Jika sebelumnya ada lima nama, kali ini mengerucut menjadi empat nama, antara lain incumbent Raja Kasmedi S.Ag, Mantan Ketua PWI Inhu periode 2011-2013 Zulpen Zuhri SE, wartawan senior Inhu Efril Reza dan wartawan muda Moh Rouf Azizi S.Pd.I. Salah satu nama yang diprediksi akan maju, Zulpen Zuhri SE saat dikonfirmasi mengatakan bahwa semua anggota PWI Inhu memmpunyai hak untuk menjadi Ketua PWI sesuai dengan PDPRT yang ada. “Siapa saja yang memiliki kemampuan untuk menjadi leader di PWI Inhu sah-sah saja maju, namun tentu harus sesuai ketentuan dan syarat yang berlaku,” sebut Zulpen. Menurutnya, yang paling penting siapapun terpilih menjadi Ketua PWI Inhu, harus bisa menjaga hubungan kemitraan antar kelembagaan. Selain itu juga dapat menjaga nama besar PWI, karena PWI didirikan oleh para pendiri-pendiri bangsa seperti Bung Tomo dan pendiri bangsa lainnya. Kemudian, Bakal Calon Ketua PWI Inhu Incumbent Raja Kasmedi S.Ag saat dikonfirmasi mengapresiasi munculnya beberapa nama yang diprediksi akan maju pada Pemilihan Ketua PWI Inhu periode 2017-2020 tersebut.

seperti di kutip dari http://www.riaubook.com

“Munculnya sejumlah nama ini tentunya sebuah keberhasilan yang harus diapresasi sebab demokrasi di organisasi PWI berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Kasmedi belum bisa memastikan apakah dirinya akan maju atau tidak. “Saya pribadi belum bisa memastikan, semuanya tergantung rekan-rekan anggota PWI Inhu, kalau saya dinilai layak memimpin PWI Inhu kembali ya insya Allah maju, namun kalau dinilai kurang layak, ya kita cari siapa yang layak untuk sama-sama kita dukung,” terang Kasmedi. Sementara itu, Bakal Calon termuda, Moh Rouf Azizi S.Pd.I saat dikonfirmasi juga mengaku belum bisa memastikan apakah maju atau tidak pada pesta demokrasi PWI Inhu tersebut. Menurutnya, memang ada beberapa wartawan senior di Inhu yang menghubunginya agar maju, namun baginya biarlah waktu yang menjawab, sebab saat ini ia masih fokus dengan beberapa rutinitasnya. (RB/ril) Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Baca juga :

Ironi negeri Minyak, disaat para Balon anggota dewan “yang terhormat” sibuk mempersiapkan diri dengan 18 item persyaratan untuk berebut kursi. Tiga pasang calon Riau1 dan Riau2 tebar pesona untuk meraih simpati, 34 parpol sibuk berbenah menghadapi moment 9 April 2009. “Pemimpin” baru Gubernur dan Bupati dilantik -menggapai cita2 orang tua-, para “korun” modern serakah sibuk “memeras keringat kawan” demi keuntungan, di sudut lain rakyat kecil mengais tetes-demi tetes minyak untuk mencari sesuap nasi.

seperti di kutip dari https://hidayatsoeryana.wordpress.com

Dikatakan Basko, keistimewaan yang dimiliki CS adalah, dari ketiga kandidat hanya Chaidir lah yang tidak pernah alpa menghadiri acara IKMR. Selanjutnya ada hubungan kekerabatan yang sangat dekat antara IKMR dengan istri Calon Wakil Gubernur Riau H Suryadi Khusaini, yaitu Kelly Suryadi, karena berasal dari Minang. “Adinda Suryadi ini Sutan Mudo, urang sumando awak. Jadi lengkaplah alasan kenapa hanya CS yang diundang IKMR untuk makan siang dan dialog di perusahaan PT Riau Farm yang saya pimpin ini,” kata Basko, Sabtu (9/8) siang didepan pengurus teras IKMR dan Basko Group di PT Riau Farm Jalan Palas, Rumbai.

seperti di kutip dari https://hidayatsoeryana.wordpress.com

Terkait pembangunan Riau ke depan, lanjut Chaidir, jika terpilih subsidi Rp1 miliar per desa akan menjadi prioritas CS. Dikatakan Chaidir, bantuan itu akan diberikan langsung kepada aparatur desa untuk mengelolanya sendiri dan membangun sesuai kebutuhannya. Meskipun demikian, Pemprov ke depan akan melakukan pengawasan terhadap aparatur desa oleh lembaga resmi dan independent. “Jika ternyata kepala desa melakukan korupsi dan tidak sungguh-sungguh membangun desa dalam menggunakkan bantuan desa, maka harus menerima risiko hukum. Pemprov akan meminta aparat hukum untuk memberikan sanksi dan memenjarakan kepala desa tersebut dan aparaturnya yang melakukan penyimpangan. Hal itu gunanya, untuk menciptakan pemerintahan yang bersih (clean government, red). Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih itu tentunya harus didukung oleh IKMR pada Pilkada mendatang,” kata Chaidir. ============================================== Senin, 11 Agustus 2008 07:34 Fraksi Golkar Nilai Kepemimpinan RZ Sukses

seperti di kutip dari https://hidayatsoeryana.wordpress.com

Dikatakan Mastar di era Gubernur Riau HM Rusli Zainal terbukti sangat pesat. Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi ternyata dapat meminimalisir angka kemiskinan. Program pengentasan kemiskinan, kebodohan dan infrastruktur yang diusung Rusli Zainal merupakan sebuah terobosan luar biasa untuk membangkitkan batang terendam masyarakat Riau. Dalam diskusi terbatas tentang Hasil-hasil Pembangunan di Riau selama 5 tahun masa jabatan Rusli Zainal sebagai Gubernur menyebutkan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau terhitung sejak tahun 2004-2008 mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini ditandai dengan tingginya pertumbuhan ekonomi Riau dan dari berbagai sektor.

seperti di kutip dari https://hidayatsoeryana.wordpress.com

Dengan meningkatnya APBD Riau dari tahun ke tahun, menandakan terjadinya pertumbuhan ekonomi. Sumber-sumber penerimaan daerah pun juga mengalami pertambahan. Mastar mengatakan, dengan adanya peningkatan jumlah APBD Riau setiap tahunnya, tentu akan memudahkan pemerintah melaksanakan pembangunan. Selama 5 tahun kepemimpinan Rusli Zainal yang mengusung program pengentasan kemiskinan, kebodohan dan pembangunan infrastruktur atau lebih akrab disapa K2i, berbagaisektor pembangunan terlihat mengalami gairah peningkatan.

seperti di kutip dari https://hidayatsoeryana.wordpress.com

Diakuinya, masih terdapat kekurangan-kekurangan dalam pembangunan, tetapi kekurangan tersebut terkadang sangat memilukan hati masyarakat. “Kita lihat saja pembangunan gedung 9 lantai yang dinilai masyarakat tidak memiliki arti pentig. Begitu juga dengan perpustakaan yang oleh masyarkat tidak memiliki makna khusus bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin. Meskipun sasaran pembangunan gedung 9 lantai itu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, namun perlu menjadi perhatian pemerintah sebelumnya. bag saya hal itu bkanlah persoalan tetapi yang terpenting bagaimana pengelolaan APBD itu tepat sasaran,” saran mantan Sekwilda Riau ini.

seperti di kutip dari https://hidayatsoeryana.wordpress.com

Saat ini jatah bensin untuk SPBU kota Rengat hanya sebanyak 20 ribu liter atau 20 ton sehari. Begitu juga dengan solar. Sementara kebutuhan masyarakat kota Rengat dan sekitarnya bisa mencapai 35 ribu liter perhari, sehingga saat suplai bensin dari Pertamina datang, puluhan bahkan ratusan kendaraan bermotor yang kehabisan bahan bakar telah antri, jumlah kendaraan terus bertambah hingga dalam tempo 3-4 jam saja persediaan bensin di SPBU langsung habis. SPBU kembali dibuka setelah suplai BBM Pertamina datang keesokan harinya. “Jadi SPBU dibuka paling lama hanya 5 jam perhari, selebihnya ditutup,” ujarnya. (rez)

seperti di kutip dari https://hidayatsoeryana.wordpress.com

“ Kami Beli Bensin dari Mobil Mewah” Ada-ada saja ulah oknum masyarakat yang ingin mengeruk keuntungan pribadi, di tengah berlangsung krisis BBM di Inhu. Salah satu modusnya, diduga cukup banyak oknum masyarakat yang beraksi dengan menjual BBM kepada pedagang eceran. Dalam menjalankan aksinya, tidak jarang para pelaku menggunakan mobil mewah, sehingga tidak terkesan sedang melakukan transaksi jual beli minyak. Salah satunya, kondisi ini diduga terjadi di sepanjang Jalan Rengat- Pematang Reba. Hal itu juga diakui salah seorang pedagang BBM eceran, yang beroperasi di kawasan itu. Ketika ditemuiRabu (6/8), ia mengaku membeli BBM khususnya bensin, dari sejumlah mobil mewah yang melintasi kawasan itu. “Untuk beli di SPBU sudah payah karena tidak diizinkan beli pakai jerigen. Kami membelinya dari mobil-mobil mewah yang melintas di sini,” ujarnya.

seperti di kutip dari https://hidayatsoeryana.wordpress.com

Menurutnya, dari pedagang gelap tersebut, pengecer biasa membeli seharga Rp9 ribu perliter. Oleh pedagang pengecer, bensin tersebut dijual kembali dengan harga mulai Rp10 ribu ke atas. Riau Mandiri sendiri sempat mencoba memantau kondisi tersebut. Namun setelah tiga jam menunggu, aktivitas penjualan pedagang gelap tersebut tidak ditemukan. Menurut pedagang pengecer tersebut, para penjual BBM tersebut rata-rata datang dari luar Rengat. Namun ada juga informasi yang menyebutkan bahwa BBM tersebut dibeli pedagang ilegal tersebut dari SPB di Inhu.

seperti di kutip dari https://hidayatsoeryana.wordpress.com

Penulis: Argusyandra MS-Dasmun, Indragiri Hulu RENGAT – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dan solar di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih terjadi. Berbagai kalangan pun meminta Pertamina segera bertindak tegas dan jangan terkesan tutup mata. Seperti dikatakan anggota DPRD Inhu dari Fraksi Golkar Plus, Pono ketika dihubungi Metro Riau, Minggu (13/4) di Belilas. Pono mengatakan, akibat kurangnya pengawasan dari instansi terkait seperti Pertamina, maka Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berbuat semaunya hingga solar dan bensin pun menjadi langka di Inhu. “Seharusnya Pertamina memantau dengan ketat penyaluran BBM ini,” kata Pono. Menurut Pono, jika peredaran BBM ini benar-benar diawasi maka kecil kemungkinan akan terjadi kelangkaan minyak di SPBU. Karena itu jika ini dibiarkan terus berjalan tanpa adanya pengawasan, maka kelangkaan akan terus terjadi. Sementara itu beberapa SPBU terus melakukan penjualan BBM tidak sesuai dengan ketentuan. Di tempat terpisah, aktivis LSM Inhu, Hatta Munir kepada Metro Riau menyatakan, untuk mengatasi permasalahan kelangkaan BBM bensin dan solar di Inhu perlu keseriusan. Mengingat permasalahan yang sama sudah berulang kali terjadi dengan modus operandi yang sama berupa penjualan bensin dan solar di SPBU dalam jumlah besar kepada satu pihak. Petugas SPBU seharusnya tidak melayani pengisian BBM mobil yang mencapai 300 liter. Serta juga menjualnya secara berulang kali kepada seseorang dalam waktu singkat. “Seperti saya lihat di SPBU Japura Kecamatan Lirik. Ada mobil Carry yang baru saja mengisi bensin ratusan liter tidak lama berselang mengisi lagi. Sementara itu petugas SPBU tetap mengisinya tanpa ada curiga sedikit pun bahkan terlihat bercengkerama. Ini tentu ada apa-apanya,” kata Hatta. Karena itu Hatta mengimbau kepada pihak Pertamina untuk mencabut saja izin SPBU yang membandel dan jangan tutup mata melihat penederitaan masyarakat. Sebab masyarakat juga tidak bisa menikmati BBM bersubsidi tersebut dan terpaksa membeli di pengecer dengan harga antara Rp6.000-Rp7.000/liter. Kepala Dinas Perindustrian Perdangan dan Koperasi Kabupaten Inhu, Drs Darmawangsa ketika dikonfirmasi via ponselnya, Minggu (13/4) sudah mengetahui permasalahan kelangkaan BBM di Inhu. Namun demikian menurutnya kewenangan untuk memberikan sanski kepada SPBU yang bermasalah terletak ditangan Pertamina. “Bahkan Wakil Bupati Inhu sudah membuat surat resmi agar SPBU tidak melayani penjualan dalam bentuk jirigen tetapi tetap saja dilakukan. Pihak Pertamina sebagai pemegang kewenangan seharusnya dapat mendengarkan aspirasi masyarakat. Jangan sampai nantinya masyarakat emosi terhadap SPBU serta terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Darmawangsa sembari mengingatkan. Camat Siberida, Drs Ingot Ahmad yang dihubungi juga mengeluhkan hal serupa. Karena itu, Ingot berencana akan memanggil pengelola SPBU di Belilas, Senin (13/4) ini. “Kita akan panggil pemilik SPBU Belilas Senin (14/4) ini untuk mempertanyakan sebab kelangkaan itu,” ujarnya, Minggu (13/4).*

Hingga hari pertama dibukannya pendaftaran ke KPU Riau, 3 pasangan bakal calon (paslon) Gubernur/Wagub Riau sudah berkoalisi. Ketiganya calon Gubernur yang maju masih aktif sebagai kepala daerah. Paslon yang pertama adalah, Arsyadjuliandi Rachman (Gubernur Riau) berpasangan dengan Suyatno (Bupati Rohil). Keduanya mendapat dukungan politik dari Golkar (14 kursi) PDIP Perjuangan (9 kursi) dan Hanura (2 kursi). Namun koalisi ini belum mendeklarasikan diri. Rencana deklarasi pada Minggu (7/1) batal. Selanjutnya paslon, Syamsuar (Bupati Siak) berpasangan dengan Brigjen Edy Natar Nasution (Komandan Korem 031 Wira Bima Riau). Pasangan ini diusung PAN (7 kursi) NasDem (3 kursi) dan PKS (3 kursi). Pasangan Syamsuar-Edy yang disebukan Koalisi Riau Bersatu ini sudah mendeklarasikan pada Minggu (7/1). Foto: Grandyos Zafna Paslon selanjutnya, Firdaus (Wali Kota Pekanbaru) dengan Rusli Effendi kader PPP. Pasangan ini di pengujung waktu baru mendapat restu dari Partai Demokrat 7 suara dan PPP 5 suara. Ketiga pasangan ini dipastikan akan segera mendaftar ke KPU Riau. Hari ini, Senin (8/1/2018) rencananya paslon Syamsuar-Edy Nasution menjadi pertama yang akan mendaftarkan ke KPU Riau. Tersisa saat ini, PKB (6) dan Gerindra (7) yang belum berkoalisi. Jika keduanya berkoalisi, maka dapat dipastikan ada 4 paslon Gubernur/Wagub Riau dalam pesta demokrasi 2018 di Riau. Untuk sekedar diketahui, anggota DPRD Riau 2014-2019 ada 65 kursi. Terdiri dari, Golkar 14, PDI Perjuangan 9, Partai Demokrat 9, PAN 7, Gerindra 7, PKB 6, NasDem 3, PKS 3, Hanura 2.

Memasuki hari pendaftaran Pilgub Riau, hanya tersisa PKB (6 kursi) dan Gerindra (7 kursi) yang belum berkoalisi. PKB sudah memberikan keputusan kepada Lukman Edy anggota DPR sebagai Cagub Riau. Memasuki hari pertama pendaftaran ke KPU, Senin (8/1/2017), kedua partai yang tersisa ini belum juga menentukan siapa Paslon mereka. Kedua partai ini sudah cukup untuk mengusung paslonnya dengan syarat 13 kursi di DPRD Riau dari jumlah 65 kursi. Ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid kepada detikcom, mengaku pihaknya saat ini sudah menyerahkan segala keputusannya soal koalisi dengan Gerindra ke DPP masing-masing. “Memang masih alot, sehingga keputusan siapa yang akan diusung dalam Pilgub Riau ini menjadi kewenangan DPP. Kita memang akan berkoalisi dengan Gerindra, hanya saja siapa yang akan kita usung calonnya ini yang masih belum terputuskan,” kata Wahid, Senin (8/1/2018). Masih menurut Wahid, tapi paling lama besok, atau malam ini tingkat elit DPP PKB dan Gerindra akan segera memutuskan pasangan yang akan diusung. “Saya kira ini hal yang biasalah. Kan masih ada waktu lagi untuk mendaftar. Sebelum penutupan pendaftaran kita yakin sudah ada keputusan untuk itu,” kata Wahid. Selain intens koalisi dengan Gerindra, Wahid mengakui, pihaknya juga sempat berkomunikasi dengan jago dari kader Golkar yakni Harris (Bupati Pelalawan) dan Yopi Ariyanto (Bupati Indragiri Hulu). Keduanya memang berniat maju dengan posisi Harris sebagai balon Gubernur dan Yopi sebagai Wagub. Sayangnya, hingga saat ini kedua kader Golkar itu belum dapat perahu politik. “Kita memang menjalani komunikasi denga Harris dan Yopi terkait Pilgub Riau ini. Tapi seperti yang saya sampaikan tadi, semuanya akan diputuskan di DPP,” kata Wahid. Saat ini sudah ada tiga paslon Gub/Wagub Riau yang sudah terbentuk. Syamsuar-Brigjen Edy Nasution diusunga PAN (7), NasDem (3) dan PKS. Selanjutnya, Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno diusung Golkar (14), PDI P (9) dan Hanura (2). Pasangan terakhir, Firdaus-Rusli Effendi didukung Partai Demokrat (9) dan PPP (5).

Pemerintah DKI Jakarta akan membatalkan pembelian lahan RS Sumber Waras. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut pihaknya akan mencari lokasi baru untuk rumah sakit (RS) khusus kanker. “Pemprov punya banyak lahan, jadi pemprov tidak perlu beli lahan lagi. Saya akan tugaskan Pak Kepala Dinas untuk melihat kemungkinan menggantikan lahan ini karena kita juga ingin kerja sama dengan swasta atau swasta yang punya lahan pemprov bisa bekerja sama dalam konsep kemitraan untuk menghadirkan rumah sakit ini yang sudah banyak sekali ditunggu oleh masyarakat,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2018). Sandi berharap rumah sakit khusus kanker itu nantinya menggunakan mekanisme Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Menurutnya, mekanisme KPBU untuk pembangunan rumah sakit telah direncanakan sejak masa pemerintahan sebelumnya. “Saya lebih mendorong ke KPBU karena memang yang Sumber Waras yang sebelumnya juga konsepnya KPBU,” ujarnya. Sebelumnya, keinginan Pemprov DKI untuk membatalkan pengadaan lahan seluas 3,6 hektare itu disebut sudah bulat. Uang yang telah dibayarkan ke pihak RS Sumber Waras ditegaskan Sandiaga harus kembali ke kas Pemprov DKI agar peluang opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan Pemprov DKI tahun 2017 semakin terbuka. Tapi, hingga saat ini belum ada kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut. Sebab, pihak Yayasan Kesehatan Sumber Waras tetap menolak mengembalikan dana Rp 191 miliar sebagai kelebihan bayar pembelian lahan Sumber Waras. Pengadaan lahan RS Sumber Waras menjadi polemik setelah BPK merilis hasil audit investigasi yang menyatakan adanya kerugian keuangan negara. Kegiatan tersebut sempat diselidiki KPK, tapi dinyatakan tak terindikasi dugaan korupsi.

Surat gugatan diatasnamakan Basuki T Purnama alias Ahok jadi viral di media sosial. Padahal Ahok dan istrinya, Veronica, selama ini sepi dari isu keretakan. Ahok bahkan pernah memuji Veronica yang makin dewasa, tak seperti dulu. Pujian itu dilontarkan Ahok dalam suratnya saat momen HUT pernikahan ke-20 pada September 2017. Surat itu dibacakan langsung oleh putra sulung Ahok, Nicholas Sean Purnama. Saat itu, Sean dan Vero tengah menghadiri acara buku ‘Ahok di Mata Mereka’. Di sela acara, Sean membuat kejutan. Saat membacakan surat ayahnya, Sean tampak begitu menghayati kata demi kata. Sedangkan Vero menyimaknya dengan raut wajah terharu. Berikut ini isi surat yang ditulis Ahok untuk Vero di Mako Brimob: Untuk Vero istriku, Sekarang aku harus berterima kasih akan keadaan saat ini kepada semua pihak yang menyebabkan aku menjadi narapidana dan ditahan langsung tanpa menunggu proses lebih lanjut. Tak terbayang jika aku tidak ditahan, aku akan terus bekerja seperti dulu sampai Oktober sampai masa jabatan. Itu artinya saya bangun jam 04.30 (kamu memberiku gelar robot) karena semua waktu dihitung tepat agar aku bisa tiba di Balai Kota jam 07.30 WIB karena sudah banyak yang menunggu dan kerja non stop sampai pulang ke rumah sudah di atas jam 21.00 WIB. Sabtu-Minggu selain ke kawinan, juga selesaikan dispensi surat dan kadang sampai tengah malam di malam Senin agar hari Senin tidak ada surat yang tertinggal. Kamu memberi gelar padaku robot sungguh benar. Sekarang di hari pernikahan kita yang ke-20 tahun, saya bersyukur bisa ada waktu mengenalmu dan memperhatikan kamu. Dulu aku benar-benar ‘take it for granted’ sampai-sampai anak juga kamu yang ajak jalan dan bicara. Hadiah terbesar HUT pernikahan ke-20 tahun adalah aku di dalam tahanan menyadari betapa beruntungnya pernikahan kita masih utuh dan engkau memaafkan semua kegilaan kerjaku melayani masyarakat. Dan sekalipun mendapat balasan masuk dalam tahanan dan tidak dipilih, tetapi saya mendapatkan istri yang mengasihi aku dan anak-anak kembali. Kalau ada yang salah dalam hubungan suami istri umumnya yang salah pasti sang suaminya. Aku bersyukur dalam tahanan menjadi banyak waktu untuk merenung, betapa istriku bukan lagi seperti dulu. Sekarang sudah jadi dewasa, mampu berprestasi akan menjadi perempuan penolong bagi saya. Sungguh benar dikatakan dalam Amsal Salomo, istri yang berakal budi adalah anugerah Tuhan.

Surat gugatan cerai oleh Basuki T Purnama alias Ahok ke Veronica istrinya dipastikan benar. Surat itu masuk di ‘last minute’. “Masuk di hari Jumat, masuk jam 14.30 WIB. Itu dia masukin gugatannya jelang tutup kantor,” kata panitera muda perdata PN Jakut, Tarmuzi kepada wartawan di kantornya, Senin (8/1/2018). Pernyataan Tarmizi ini mengkonfirmasi isu mengenai surat gugatan cerai yang dilayangkan Ahok yang viral sejak semalam. Tarmizi menyebut surat itu diserahkan oleh kantor pengacara dari Fifi Lety Indra, adik Ahok. Surat itu sudah ditandatangani oleh Ahok. “Ahok tanda tangan di atas materai 6000, ada juga tanda tangan Lety (adik Ahok),” ucapnya. Meski demikian, Tarmizi enggan menunjukkan surat gugat cerai tersebut. “Jangan. Pokoknya sudah gugat cerai,” ujarnya. Sebelumnya, kabar Ahok menggugat cerai Vero muncul setelah surat cerai itu viral di media sosial. Pengacara Ahok, Sirra Prayuna mengaku akan mengecek surat itu saat dikonfirmasi pada Minggu (7/1) malam.

Terimakasih telah Membaca Berita Thailand Antusias Sambut Motogp 2018 Terbaru Hari Ini dengan alamat Url: . Untuk Melihat Berita Lainnya, Silahkan lihat Juga Berita Terpanas Terbaru Di Bawah Ini Hasil Liga Spanyol , Celta Vigo Vs Real Madrid , Bocah SD , Raffi Ahmad , SCTV , Biby Alraen , Faiq Bolkiah , Gus Yasin , Ahok Gugat Cerai , Barcelona , Klasemen Liga Spanyol , Uu Ruzhanul Ulum , Bocah Vs Dewasa , Sihar Sitorus , TB Hasanudin , Dragon Ball Super 122 , Volunteer Asian Games , Agama Ge Pamungkas , Mulan Jameela , Marissa Nasution , Madrid , Ahok Cerai , Ahok , Ahok Gugat Cerai Veronica , Veronica Tan , Ahok Veronica Tan , Coutinho , FC Barcelona , Philippe Coutinho , Riyad Mahrez , Barcelona vs Levante , Live Streaming Barcelona vs Levante , Barca Vs Levante , Streaming Barcelona vs Levante , Klasemen La Liga , Live Streaming Barca Vs Levante , Ridwan Kamil , Anton Charliyan ,

Related Posts

Comments are closed.